Hari selanjutnya adalah desa yang sangat jauh dari pemukiman warga, Wates Winangun namanya. Gimana tidak, desa yang jauh dari perkotaan serta jalan tempuh yang masuk sangat tidaklah mendukung, seperti jalan yang masih batu, terjal, naik-turun di tambah pemukiman yang jarang penduduk. Ini artinya desa yang sangat sepi dari keramaian, tidak hanya malamnya, siang pun sepi dari aktivitas warga.
Pada awalnya aku & temanku tidaklah tahu menahu tempat desa ini, kami telusuri aja jalan yang menjadi anceng-anceng. Yang akhirnya tidak lama kami bertanya kepada 2 sampai 3 orang. Ternyata arahnya lurus aja mengikuti jalanan, nanti pasti akan ketemu desa yang dimaksud. 2 jam lebih perjalanan kami tempuh, akhirnya lewat juga di Dusun ……… Desa Wates Winangun. Kami segera memulai pekerjaan dengan harapan agar 1 desa ini cepat selesai.
Hari ke-3 ini harus memenuhi target 200 KK. Tapi apa yang terjadi ????? Niat yang baik ini adalah isapan jempol belaka, kenapa tidak? Iya, karena temanku salah menghitung stiker yang harus dibawa untuk ditempel dan sisa tempelannya sebagai laporan. Oleh sebab itu, pekerjaan hanya bisa terselesaikan 100 KK. Hari yang panas membuat tenggorokanku kering, agar tidak kehilangan energy aku langsung meluncur ke warung terdekat. Syukur aja ada es, apalagi es untuk rasa lelah ada, apa itu ? “DEGAN”. Iya es ini berfungsi menetralisir pencernaan untuk proses dehidrasi dalam tubuh manusia. Tidak hanya itu, apalagi ditambah Es Dawet kesukaanku. Mantabb……………!!!!!. Aku pun memesan Es Degan dibungkus 1, iya untuk temanku, kebetulan kemarin dia sempat bilang tidak suka Es Dawet. Oleh karena itu Aku belikan Degan & beberapa gorengan untuk menahan rasa lapar. Karena daerah sana tidak ada warung Nasi. Maklum, masih pedesaan.
Tugas tinggal sekitar 50 KK yang belum terselesaikan. Segera lanjutkan agar cepet2 pulang dan istirahat. Badan ini terasa capek dan pegal2, sebelum beraksi, kami sholat di masjid dusun sekitar, iya untuk menghilangkan rasa lelah dengan air wudhu dan sholat. Setelah itu kami lanjutkan surve kerumah2. Epzzzz……akhirnya selesai juga. Kami segera pulang karena cuaca juga sedang gelap dan mau hujan. Untung saja kami sampai rumah tidak kehujanan. Andai aja kehujanan di jalan bisa2 pulang kemaleman + kedinginan. Hehehe
Saat sampai di rumah aku langsung merebahkan badan berniat menutup mata 5 menit dan sholat magrib, eit….kebablasan mpe 19.30. otomatis waktu maghrib sudah lewat. Aku bergegas mandi dan wudhu untuk sholat isya’ dan meng-qada’ sholat maghrib. Aku segera pulang dari masjid dan lihat televisi untuk menghilangkan rasa penat 4 hari yang tak menatap layar kaca, hemm……rasanya 1 bulan gak makan, bayangkan aj……!!!!!! hehehe
Waktu sudah larut malam, filmnya sih belum selesai, tapi mata ini tidak bisa diajak kompromi untuk tetap asyek melihat tayangan “laga sinema & sinetron”.hehhehe………. ya sudahlah aku tidur aja biar besok bisa fit & bangun pagi……auuuup…….@##%@$@&#**((.