JAWAB :
1. Rumuskan kembali tentang pemahaman cirri-ciri dan prinsip-prinsip demokrasi !
Ada beberapa tokoh yang memberikan sumbangsih dalam membahas cirri-ciri dan prinsip demokrasi, tokoh-tokoh tersebut adalah :
Bingham Powell, kriteria terwujudnya demokrasi:
1. pemerintah mewakili keinginan para warga negara
2. dilakukannya pemilihan kompetitif secara berkala antara calon alternatif
3. didikuti oleh orang dewasa, baik sebagai pemilih maupun sebagai calon untuk
dipilih
4. pemilihan dilakukan secara bebas
5. para warga negara memiliki kebebasan dasar, yaitu kebebasan berbicara,
kebebasan pers, kebebasan berkumpul, berorganisasi, dan membentuk
partai politik
Robert A. Dahl, demokrasi mempunyai 7 ciri hakiki:
1. pejabat yang dipilih
2. pemilihan yang bebas dan fair
3. hak pilih yang mencakup semua
4. hak untuk menjadi calon
5. kebebasan secara lisan&tertulis
6. informasi alternatif
7. kebebasan membentuk asosiasi
Afan Gaffar, lima ciri pokok demokrasi:
1. akuntabilitas
2. rotasi kekuasaan
3. rekruitmen politik yang terbuka
4. pemilihan umum
5. menikmati hak-hak dasar
Miriam Budiarjo, ciri demokrasi konstitusional:
1. perlindungan konstitusional
2. badan kehakiman yang bebas dan tidak memihak
3. pemilihan umum yang bebas
4. kebebasan menyatakan pendapat
5. kebebasan berorganisasi
6. pendidikan kewarganegaraan
7. kebijaksanaan politik atas dasar kehendak mayoritas
Benhard Sutor, demokrasi memiliki tanda-tanda empiris:
1. jaminan terhadap hak untuk mengeluarkan pendapat
2. hak memperoleh informasi
3. kebebasan pers
4. berserikat dan berkoalisi
5. berkumpul dan berdemonstrasi
6. mendirikan partai
7. beroposisi
8. pemilihan yang bebas, sama, dua alternatif
9. para wakil dipilih untuk waktu terbatas
Reinholf Zippelius
Menegaskan bahwa pemilihan umum harus secara efektif menentukan siapa
yang memimpin negara, arah kebijakan apa yang mereka ambil, serta dalam
demokrasi pendapat umum memainkan peranan penting
Jack Lively, 3 kriteria kadar kedomokrasian sebuah negara:
1. keterlibatan dalam proses pengambilan keputusan
2. sejauh mana keputusan pemerintah di bawah kontrol masyarakat
3. sejauh mana warga negara bisa terlibat dalam administrasi umum

Almadudi, prinsip-prinsip demokrasi sebagai “soko guru demokrasi” yaitu :
Prinsip demokrasi dan prasyarat dari berdirinya negara demokrasi telah terakomodasi dalam konstitusi Negara Kesatuan Republik Indonesia. Prinsip-prinsip demokrasi, dapat ditinjau dari pendapat Almadudi yang kemudian dikenal dengan “soko guru demokrasi”. Menurutnya, prinsip-prinsip demokrasi adalah:
1. kedaulatan rakyat
2. pemerintah berdasarkan persetujuan dari yang diperintah
3. kekuasaan mayoritas
4. hak-hak minoritas
5. jaminan hak asasi manusia
6. pemilihan yang bebas
7. persamaan di depan hukum
8. proses hukum wajar
9. pembatasan pemerintah secara konstitusional
10. pluralisme sosial,ekonomi, dan politik
11. nilai-nilai toleransi, pragmatisme, kerja sama, dan mufakat

Prinsip-prinsip negara yang telah disebutkan di atas kemudian dituangkan kedalam konsep yang lebih praktis sehingga dapat di ukur dan dicirikan. Cirri-ciri ini yang kemudian dijadikan parameter untuk mengukur tingkat pelaksanaan demokrasi yang berjalan di suatu negara. Parameter tersebut meliputi 4 aspek, aspek itu adalah
 Yang pertama, masalah pembentukan negara.
Proses pembentukan kekuasaan akan sangat menentukan bagaimana kualitas, watak dan pola hubungan yang akan terbangun. Pemilihan umum dipercaya sebagai salah satu instrument penting yang dapat mendukung proses pembentukan pemerintahan yang baik
 Yang kedua, dasar kekuasaan negara
Masalah ini menyangkut konsep legitimasi kekuasaan serta pertanggungjawabannya langsung kepada rakyat.
 Yang ketiga, susunan kekuasaan negara
Kekuasaan negara hendaknya dilaksanakan secara distributive. Hal ini dilakukan untuk menghindari pemusatan kekuasaan dalam satu tangan
 Yang keempat, masalah control rakyat
Control masyarakat dilakukan agar kebijakan yang diambil oleh pemerintah atau negara sesuai dengan keinginan rakyat.

2. Berikan alasan penjelasan, mengapa di dalam kehidupan bernegara dalam system politik demokrasi, legitimasi pemerintahan sebagai dukungan rakyat banyak sangat penting ?
Legitimasi pemerintahan sebagai dukungan rakyat banyak sangatlah penting. Hal ini dikarenakan legitimasi merupakan aspek dari ciri demokrasi yang kedua. Jika menengok ke jawaban no satu, maka aspek ini tidak bisa ditinggal dari system politik pada suatu negara.
Selain itu, juga sebagai pelaksanaan dari suatu proses demokratisasi pada suatu negara yang menganut demokrasi. Sehingga tidak pelak masyarakat banyak sangat dibutuhkan sebagai ujung tombak legitimasi atas perwakilan rakyat pada suatu negara. Di mana di Indonesia adalah Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) sebagai perwakilan yang mewakili rakyat dalam suatu negara dalam menentukan arah kebijakan yang diinginkan rankyat.
Tanpa masyarakat banyak, tidak ungkin badan DPR akan terbentuk. Oleh karena itu masyarakat sangan berperan dalam melegalkan suatu badan yang ada di Indonesia ini. Sebagai bentuk perwakilan yang mewakilkan kehendak rakyat, maka DPR memiliki wewenang dalam menentukan keputusan politik. Dimana keputusan harus sesuai dengan keinginan rakyat banyak.

3. Berikan penjelasan pentingnya “keterlibatan warga negara dalam perbuatan keputusan politik”, di dalam suatu negara !
Sebagai sistem pemerintahan yang berdasar kehendak rakyat, demokrasi akan senantiasa berubah-ubah bergantung pada pertimbangan kekuatan yang ada dan mempengaruhi sebuah kekuasaan. Dengan demikian, perjalanan waktu dan kondisi dalam negara akan menghasilkan demokrasi yang berbeda dengan negara lain.
Kekuasaan yang berada ditangan rakyat inilah yang oleh karena itu segala bentuk keputusan politik harus mendapat persetujuan dari warga negara dalam suatu negara. Indonesia yang memiliki Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) sebagai badan yang mewakili kehendak rakyat harus benar-benar menjalankan kewajibannya untuk mendengar dan melaksanakan kepentingan warga negara sebagai bentuk bahwa DPR adalah jelmaan dari rakyat.
Warga negara pada suatu negara meniliki peran yang sangat besar dalam menentukan segala bentuk keputusan politik melalui badan yang berwenag yaitu DPR. Meskipun warga negara didak langsung ikut andil dalam pembuatan, penyusunan, dan pengesahan kebijakan politik, warga negara tetap menjadi penentu segala kebijakan yang akan ditentukan. Hal ini dikarenakan DPR adalah suara rakyat.
Tidak hanya DPR yang berperan mewakili kepentingan raknyat, di Indonesia juga ada beberapa badan resmi dan tidak resmi yang mendukung kepentingan masyarakat banyak seperti Lembaga Swadaya Masyarakat, Badan perlindungan hak asasi manusia, dan badan-badan yang lainnya.
Berdasarkan keterangan diatas, sangatlah penting keterlibatan warga negara dalam menentukan kebijakan melalui keputusan politik yang berada dalam suatu negara. Sehingga apa yang dimaksud demokrasi akan berjalan sebagaimana semestinya, yaitu pemerintahan yang menghasilkan keputusan politik yang berasal dari rakyat, oleh rakyat dan untuk rakyat.

4. Jelaskan yang dimaksud dengan “demokratisasi” pada negara yang menerapkan system politik demokrasi !
Demokratisasi adalah proses pendemokrasian. Demokrasi sendiri adalah pemerintahan yang dipegang oleh rakyat. Dalam Negara demokrasi, kekuasaan negara berada di tangan rakyat dan penguasa menjalankan pemerintahan berdasarkan (atas kehendak) rakyat.
Menurut Abraham Lincoln, mantan Presiden Amerika Serikat, menegaskan bahwa demokrasi adalah pemerintahan dari rakyat, oleh rakyat dan untuk rakyat (Democracy is government of the people, by the people and for the people).
Jadi yang diutamakan dalam pemerintahan yang demokratis adalah rakyat. Hal yang utama dalam menentukan berlakunya sistem demokrasi di suatu negara adalah ada atau tidaknya asas-asas pokok demokrasi pada sistem itu adalah pengakuan partisipasi rakyat di dalam pemerintahan. Misalnya pemilihan wakil-wakil rakyat untuk lembaga perwakilan rakyat secara bebas dan rahasia. Dan yang Pengakuan terhadap hak-hak asasi manusia. Misalnya adanya tindakan pemerintah untuk melindungi hak hak asasi manusia demi kepentingan bersama.
Selain memiliki asas-asas pokok, pemerintahan demokrasi juga memiliki cirri pokok yang membedakannya dengan pemerintahan yang tidak demokratis. Adapun cirri yang dimaksud adalah :
a. Pemerintahan berdasarkan kehendak dan kepentingan rakyat banyak
b.Adanya pemisahan atau pembagian kekuasaan. Misalnya pembagian atau pemisahan kekuasaan ke dalam eksekutif, legislative dan yudikatif.
c. Adanya tanggung jawab dari pelaksanaan kegiatan atau pemerintahan.

5. Jelaskan perbedaan singkar perbedaan antara cirri-ciri demokrasi dengan prinsip-prinsip demokrasi !
Dari prinsip-prinsip demokrasi yang ada, maka dituangkan dalam konsep yang lebih praktis sehingga dapat diukur dan dicirikan. Sehingga cirri-ciri demokrasi lahir dari sebuah prinsip demokrasi yang bertujuan ingin melaksanakan proses demokrasi yang baik dan benar dalam suatu negara.
Perbedaan yang ada pada ciri dan prinsip demokrasi tidaklah terlihat secara signifikan. Hal ini didasarkan bahwa ciri demokrasi pada suatu negara adalah sebagai parameter untuk mengukur tingkat pelaksanaan demokrasi yang berjalan pada suatu negara. Sedangkan prinsip demokrasi itu sendiri adalah salah satu bagian dari pelaksanaan proses demokrasi pada suatu negara. Sehingga bukan suatu perbedaan yang relevan karena prinsiplah yang akan melahirkan cirri dari demokrasi yang baik dan benar dalam suatu negara.
Meskipun begitu ada beberapa perbedaan yang memang ada dalam ciri dan prinsip demokrasi pada suatu negara. Perbedaan itu terletak pada pelaksana dari masing-masing organ yang melaksanakan kegiatan negara sebagai wujud dari fungsi masing-masing organ negara. Organ itu adalah wilayah eksekutif, legislative dan yudikatif.

About these ads